RSS

Bagaimana Cara Kerja Printer Laser?

03 Mei

Laser printer telah menjadi kebutuhan utama di lingkungan kantor dan copy center. Printer laser pertama kali dikembangkan pada tahun 1971 oleh Xerox, dan baru pada tahun 1977 itu di pasarkan ke pasar komersial. Hasil Pencetakan yang detail dan tajam segera membuat printer laser menjadi pilihan yang populer untuk banyak konsumen, meskipun cara kerja Laser printer ini masih belum banyak diketahui oleh banyak orang. Karena disebut Printer Laser, beberapa orang berpikir bahwa printer laser menggunakan sinar laser untuk mencetak di atas kertas. Sebenarnya Printer laser memanfaatkan listrik statis untuk mencetak, walaupun laser memang memainkan peran penting dalam proses pencetakan. Printer Laser memulai pekerjaan cetak dengan menerima data dari komputer dan di proses melalui pusat controller, yaitu sebuah komputer kecil di dalam printer itu sendiri. Banyak printer laser yang mampu melakukan beberapa pekerjaan mencetak sekaligus, . Kemampuan untuk menangani beberapa jenis pencetakan ini membuat printer laser cukup populer.

Di dalam printer laser ada sebuah perangkat yang di sebut “Drum” yang memiliki muatan listrik. Di samping Drum ada transfer roller, yang  memberikan aliran negatif atau positif untuk men-“charge” daya muatan listrik ke “Drum”. Dalam printer laser “Drum” di aliri muatan positif, meskipun proses ini juga dapat bekerja secara terbalik (Negative). Computer Controller di dalam printer itu memanipulasi sinar laser kecil untuk “menulis” pada drum dengan muatan negatif sehingga menciptakan gambar/image secara elektrostatik.

Kemudian, “Drum” bergerak (rolling) melalui toner, yang bermuatan positif sehingga akan melekat pada bidang muatan negatif pada printer drum. Printer kemudian menarik secarik kertas, yang diberi muatan negatif yang lebih kuat dengan transfer roller bergerak melewati drum. Gambar elektrostatik pada drum akan di transfer ke kertas, yang kemudian di tempelkan untuk mencegah menempel pada drum. Kemudian dimasukkan melalui fuser yang memanaskan toner sehingga mengikat dengan serat di atas kertas.

Sementara itu, drum melewati lampu discharge, yang akan mengekspos seluruh permukaan drum dan menghapus gambar elektrostatik. Kawat transfer memberikan daya muatan positif, dan printer siap untuk mencetak halaman berikutnya.

Printer Laser Warna bekerja dengan dengan cara yang sama melakukan beberapa pekerjaan diatas beberapa tahap. Sebagian besar printer Laser warna memiliki Toner biru, merah, dan kuning, selain hitam, yang dapat dikombinasikan untuk membentuk warna. Printer laser warna besar memiliki “Drum” terpisah dan toner untuk setiap warna pada saat kertas melewati setiap drum secara terpisah.

Untuk mengenal leboh jauh tentang printer laser, berikut review tentang bagian dan fungsi printer laser dari blog Kang Eko.

1. Toner Cartridge

2. Fungsi Komponen Penyusun Toner Catridge

2.1 Bubuk Laser Toner
Sebagai bahan isian / refill toner cartridge printer laser

2.2 OPC DRUM (Photoreceptor Drum)
Media pembentuk pola image elektrostatis yang sesuai dengan data pola image digital yang dikirim oleh komputer.

2.3.WIPER BLADES
Membersihkan permukaan OPC drum dari toner sisa, yang tidak ikut terlekat pada kertas.

2.4 PCR (Primary Charge Roller)
Berfungsi menetralkan permukaan OPC Drum yang masih bermuatan negatif karena efek penyinaran laser.

2.5 DOCTOR BLADES
Mengatur banyaknya toner yang akan diambil oleh magnetik.

2.6 MAGNETIC ROLLER SLAVE
mengambil toner (bermuatan positif) dari toner hopper, untuk dikirim pada permukaan OPC Drum yang telah bermuatan negatif.

2.7 CHIP RESETER
Sebagai sensor kapasitas toner, jika sensor mendeteksi cartridge telah habis, maka cartridge tidak bisa digunakan

Keuntungan Dari Printer Laser Jet

Keuntungan yang paling besar adalah kecepatannya, presisinya, dan lebih ekonomis. Laser yang berada dalam laser printer dapat bergerak sangat cepat, maka dari itu laser printer dapat mencetak jauh lebih cepat daripada inkjet printer. Dan karena balok laser mempunyai diameter yang tidak bervariasi, maka dari itu printer ini dapat menggambar dengan lebih prisisi, tanpa memakai tinta yang berlebihan. Bubuk toner sangat murah dan dapat bertahan lama

Seiring dengan perkembangan teknologi, harga printer laser terus-menerus turun, karena bermunculan laser printer dengan teknologi yang lebih canggih. Dan perkembangan desain printer laser yang semakin bervariasi dan mungkin akan bermunculan merek-merek baru yang memproduksi printer dengan laser printing system.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 3 Mei, 2012 in SMP Kelas VII

 

Tag: ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: