RSS

Cara Kerja dan Perawatan Printer Inkjet

03 Mei

Printer adalah salah satu hardware (perangkat keras) yang terhubung ke komputer dan mempunyai fungsi untuk mencetak tulisan, gambar dan tampilan lainnya dari komputer ke media kertas atau sejenis. Istilah yang dikenal pada resolusi printer disebut dpi (dot per inch). Maksudnya adalah banyaknya jumlah titik dalam luas area 1 inci. Semakin tinggi resolusinya maka akan semakin bagus cetakan yang dihasilkan. Sebaliknya, jika resolusinya rendah maka hasil cetakan akan buruk / tidak bagus. Beberapa macam-macam jenis printer, yaitu Dot Matrik, Inkjet, Laserjet. Disini kita akan membahas System kerja dari Printer Inkjet.

Inkjet adalah alat cetak yang sudah menggunakan yenta untuk mencetak dan kualitas untuk mencetak gambar berwarna cukup bagus. Kecepatan mencetak jumlah halaman pada printer Inkjet tidak sama, tergantung pada jenis merk printer tersebut. Tapi pada Inkjet Printer hasil cetakan lebih lama keringnya jika dibandingkan dengan Laserjet Printer.

Sejak diperkenalkan di 1980-an, printer inkjet telah berkembang pesat dalam hal kinerja. Sebuah printer inkjet yang ada mempunyai tempat tetesan tinta yang sangat kecil pada kertas untuk menciptakan sebuah gambar. Jika Anda pernah melihat selembar kertas yang dicetak dari sebuah printer inkjet, kenyatannya adalah sebagai berikut:

  • Titik-titik sangat kecil (biasanya antara 50 dan 60 mikron dalam diameter), begitu kecil hingga setipis diameter rambut manusia (70 mikron)!
  • Titik-titik diposisikan sangat tepat, dengan resolusi hingga 1440×720 dots per inch (dpi).
  • Titik-titik dapat memiliki warna yang berbeda untuk menciptakan kualitas foto.
 
A Macam- Macam Jenis Tinta Printer:

1. Dye Base Ink

Tinta ini banyak di gunakan pada standard printer inkjet yang beredar di indonesia pada umumnya, seperti pada merk Canon, Epson, HP, Lexmark dan Brother.
Jenis dan sifat tinta :

  • Mudah larut dengan air / non water resist
  • Memiliki varian warna yang lebih banyak / wide colour gamut
  • Kurang tahan pada perubahan cuaca dan waktu / poor UV resistance and weakest longevity ratings.
  • Waktu pengeringan tinta pada media cetak lebih lama di bandingkan dengan tinta pigment.

Tinta Dye ini kemudian di kembangkan lagi menjadi Dye Sublimation ink, yang mana tinta jenis ini di pakai pada media cetak khusus, seperti mug, kaos dan keramik. Pengembangan jenis dan sifat tinta :

  • Tahan terhadap air, cuaca dan waktu / good durability
  • Agar tinta tahan dan solid harus melalui heating proses .

2.Pigment Ink

Tinta ini juga di gunakan pada printer inkjet dengan teknologi yang lebih maju.Jenis dan sifat tinta ini :

  • Lebih tahan terhadap air / Water resist
  • Varian warna tidak sebanyak Dye ink / small colour gamut
  • lebih tahan terhadap perubahan cuaca dan waktu / Strength UV resistance and strong longetivy ratings.
  • Waktu pengeringan tinta pada media cetak lebih cepat dibandingkan dengan tinta Dye ink
  • Warna dan partikel tinta lebih solid pada cetakan kertas.

Tinta pigment ini kemudian di kembangkan lagi menjadi beberapa yaitu sebagai berikut :

  • Epson dengan Durabrite dan Claria Ink -nya.
  • Canon dengan Ultrachrome ink -nya
  • HP dengan Vivera ink -nya.

Ke semua jenis tinta terbaru ini memiliki sifat super durability terhadap gas, air, cahaya dan waktu.

B.System inkjet printer

1. Thermal Inkjet Head

Head ini bekerja dengan menggunakan system heater / thermal untuk melakukan suatu pencetakan. Tinta berguna sebagai media cetak dan cairan pendingin (cooling agent) terhadap heater head unit sehingga tidak terjadi over heat / panas berlebihan pada heater head. Over heat dapat mengakibatkan putusnya circuit head unit, melelehnya plastik dasar nozzle dan terjadinya pengeringan tinta pada nozzle head.

Detail Cara kerja:

Heater di tempatkan di dasar kanal tinta, dekat nozzle printhead. dengan adanya trigger menyebabkan pemanasan cepat pada tinta di atas titik didih. trigger ini menyebabkan perubahan dari bentuk cair menjadi uap yang menyebabkan ekspansi tinta dan memaksa tinta keluar dari nozzle printhead. tetesan tinta tersebut akan putus tiba-tiba dan gelembung akan kembali menyentuh heater, kemudian terjadi tetesan berikutnya untuk tembak. proses ini terjadi berulang ulang dan terjadi ribuan kali per detik.

Ada 2 Type konfigurasi untuk thermal printhead ini yaituRoofshooters dan Edgeshooters.

– Cara kerja Roofshooter

Mengeluarkan tinta secara langsung dari induktor, dan gelembung yang di hasil kan berjarak pendek ke nozzle, sehingga kapasitas kemampuan untuk pengulangan proses lebih besar, supply tinta di tempatkan di bawah induktor transisi, sehingga memungkin kan tinta untuk dapat menyerap panas berlebihan, sehingga dapat mengurangi terjadinya overheating . System ini sering dipakai oleh HP dan Lexmark.

– Cara kerja Edgeshooter

Mengeluarkan tinta dari samping heater, sehingga berjarak panjang ke nozzle, secara tradisional, ini menimbulakn lebih sedikit pengulangan proses, tapi tetesan yg di hasilkan lebih tepat. Cara kerja ini lebih sederhana, dan biaya produksi yang lebih rendah. System ini sering dipakai oleh Canon dan Xerox.

2. Micro Piezzo Crystal Head

Head ini mencetak dengan menggunakan system getar dan tekanan (Vibrate and Pressure ) dalam suatu medan listrik yang terbuat dari bahan keramik khusus. Dalam melakukan suatu proses pencetakan, tinta yang ada di dalam ink chamber / cavity / bak tinta di pompa oleh micro piezzo plate sehingga tinta terpompa keluar. Pemakaian tinta yang tidak sesuai dengan standard menjadi faktor utama terjadinya kebuntuan pada type head ini.
Jenis system ini banyak di pakai pada printer merk Epson dan Brother.

3. Continuous inkjet (CIJ)

Sebagai tambahan terhadap teknik-teknik generasi bubble drop, CIJ harus pula termasuk defleksi bubble drop dan metoda-metoda peredaran ulang atau recycle tinta yang tidak diberlakukan bagi substrat. Tinta-tinta yang digunakan di penerapan-penerapan CIJ harus konduktif. CIJ populer karena penerapan-penerapan pada industri seperti barcode printing, Box printing dan labeling product.

Tips Merawat Printer INKJET

Printer INKJET adalah Printer yang mengunakan tinta dalam mencetak sebuah Objek. Varian lain dari Printer Inkjet adalah Printer Dot Matrik yang menggunkan Pita dan Printer Laser yang mengganakan serbuk dalam mencetak Sebuah Printer. nah dalam Tips ini hanya membahas tentang merawat Printer Inkjet karena dalam kenyataannya, Kebanyakan orang menggunakan Printer inkjet.

Kendala Printer inkjet adalah Cepat kering atau tersumbatnya selang karena tinta yang lama mengendap atau jarang mengalir. nah solusinya adalah :

  • Anda harus sering melakukan print, paling tidak jangan tidak menggunakan Printer injet anda selama satu bulan lebih. karena dengan tidak mengeprint atau tidak menggunakan Printer maka tinta tidak mengalir yang akan menyebabkan tinta kering dan tersumbat aliran tintanya. caranya : menghindari terlalu lama tidak memakai printer
  • Jika anda tidak ada objek untuk mengprint dalam waktu lama, maka di sarankan cukup menghidupkan printer anda selama 10 menit ( Paling tidak satu minggu sekali ) agar printer melakukan cleaning yang akan menyebabkan, pembasahan Head atau selang printer. sehingga selalu dalam keadaan basah dan membuat printer anda selalu awet.
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 3 Mei, 2012 in SMP Kelas VII

 

Tag: ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: