RSS

Fungsi Logika Pada Excel

02 Mei

Digunakan untuk memeriksa kondisi benar atau salah. Penulisan perintahnya adalah sebagai berikut :

=IF(Kondisi,pernyataan jika Benar,pernyataan jika Salah)

Operator-operator perbandingan yang dapat digunakan dalam Excel adalah :
>, <, <>, =, <= dan >=


Contoh :
Di sel A1 berisi data 100, di sel B1 berisi data 200.
Jika di sel C1 terdapat fungsi =IF(A1>B1,”MAHAL”,”MURAH”)
maka di sel C1 tercetak MURAH

Jika ada lebih dari 2 kondisi, maka digunakan fungsi logika majemuk atau bersarang (nested if).
Contoh :

Kolom Grade syarat pengisiannya adalah sebagai berikut :

  • Jika Nilai 100-90 maka Grade A
  • Jika Nilai 89-80 maka Grade B
  • Jika Nilai 79-70 maka Grade C
  • Jika Nilai 69-60 maka Grade D
  • Jika Nilai kurang dari 60 maka Grade E


Maka untuk kolom Grade fungsi logikanya adalah :
=IF(A2>=90,”A”,IF(A2>=80,”B”,IF(A2>=70,”C”,IF(A2>=60,”D”,”E”))))

Catatan :
Banyaknya fungsi =IF() ditentukan oleh banyaknya kondisi-1.
Jadi jika kondisi atau syarat yang diperiksa 3, maka fungsi =IF() adalah 2,
Jika kondisinya 4 berarti fungsi =IF() adalah 3, dan seterusnya.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 2 Mei, 2012 in Excel, SMP Kelas VIII

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: