RSS

Ngerong Cave

27 Feb

Gua Ngerong adalah suatu gua dan tempat wisata di Kecamatan Rengel, Tuban, Jawa Timur. Gua Ngerong ini mempunyai daya tarik yang berbeda dengan gua lainnya, di sini terdapat “ratusan” bahkan “ribuan” kelelawar yang bergelantungan bebas di dinding-dinding gua. Tak hanya kelelawar, sungai yang mengalir di dalamnya juga memiliki ratusan ikan keramat. Di tempat tersebut para pengunjung dapat melihat ribuan ikan di sungai yang airnya sangat jernih. Biasanya para pengunjung memberikan biji kapuk randu ke dalam sungai agar ikan-ikan tersebut mengapung untuk berebut makanan. Karena airnya yang jernih, sebagian besar warga di sekitar tempat tersebut juga memanfaatkannya sebagai tempat mandi dan mencuci.Selain itu, tak jarang pula di sungai ini terdapat kura-kura atau bulus yang berkerumun di dekat ikan-ikan tersebut.

Ngerong juga marupakan salah satu sumber mata air utama bagi daerah rengel dan sekitarnya, sebab hampir semua persawahan yang ada di rengel bergantung pada sumber air dari ngerong. Mata air goa ngerong tak pernah kering walaupun selama musim kemarau. Selain ngeorong daerah rengel masih memiliki dua sumber air lainnya yaitu sendang(sebutan untuk mata air) Beron dan sendang Maibit yang masing-masing memiliki mitos tersendiri.

Ada beberapa mitos yang terkait dengan goa ngerong, yang sampai saat ini mitos tersebut masih dipercaya oleh penduduk sekitar. Mitos tersebut yaitu mitos tentang ikan keramat yang menempati sumber mata air. Ikan-ikan terebut populasinya sepertinya tidak pernah bertambah atau berkurang dan ikan-ikan tidak pernah keluar melewati area atau jembatan. Kata orang tua, dulu pernah ada yang mencoba mengambil ikan di ngerong dan malamnya orang tersebut seakan-akan ada yang mencari orang tersebut. Dan ada juga kepercayaan bagi yang mengkonsumsi ikan ngerong maka akan tertimpa suatu penyakit.

Yang jelas dengan adanya mitos-mitos tersebut akan selalu menjaga kelestarian wilayah gua ngerong dan sumber mata airnya sehingga bisa bermanfaat bagi warga rengel.

Ar-Ruum (31): 41
“Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).”

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 27 Februari, 2012 in Tak Berkategori

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: