RSS

Spatial Database

07 Sep

1. Sistem basis data spasial adalah system basis data spasial yang bertujuan untuk mengatasi masalah seperti menyediakan informasi baru yang ingin diketahui dan menyediakan penyimpanan informasi yang dapat dimanipulasi, dikombinasi, reorganisasi dan dapat di-retrieve dengan efisien, (Valavanis, 2002 ).
2. Basisdata spasial adalah suatu kumpulan data yang tidak berulang yang dapat digunakan secara bersama-sama oleh aplikasi yang berbeda-beda. Basisdata spasial perlu ada karena data geografis mempunyai aneka tipe data, seperti gambar, kata-kata, koordinat dan obyek-obyek yang kompleks, (Sulaeman, 2005)
3. Basisdata spasial merupakan salah satu item dari informasi, dimana didalamnya terdapat informasi mengenai bumi termasuk permukaan bumi, dibawah permukaan bumi, perairan, kelautan dan bawah atmosfir. Rajabidfard dan Wiliamson menerangkan bahwa terdapat dua pendorong utama dalam pembangunan data spasial. Pertama adalah pertumbuhan kebutuhan suatu pemerintahan dan dunia bisnis dalam memperbaiki keputusan yang berhubungan dengan keruangan dan meningkatkan efisiensi dengan bantuan data spasial, (Rajabidfard dan Williamson, 2000).
4. Database spasial mendeskripsikan sekumpulan entity yang memilki lokasi atau posisi yang tetap maupun yang tidak tetap. Tipe – tipe entity spasial ini memiliki properties topografi dasar meliputi lokasi dimensi, dan bentuk (shape), (Eddy prahasta, 2005).
5. Sistem basis data spasial adalah system basisdata yang menggunakan tipe data spasial sebagai model datanya, bahasa query dan support tipe data spasial untuk implementasinya, ( Guting, 1994).
6. A spatial database is a database that is optimized to store and query data related to objects in space, including points, lines and polygons, (Wikipedia)

Command untuk mengubah file SHP ke SQL
shp2pgsql -s 3005 tbkecutm.shp tbkecutm > tbkecutm.sql

Contoh Permasalahan Sederhana dalam database spatial
membuat index pada sebuah tabel
• create Nama_index on Nama_tabel using gist( the_geom gist_geometry_ops );

mencari total panajang jalan
• select sum(length(the_geom))/1000 as km_roads from tbjalanutm;

Megetahui luas daerah yang bernama kecamatan sukun
• select area(the_geom)/10000 as hectares from tbkecutm where kecamatan = ‘Kecamatan Sukun’;

Mencari kota terluas
• select kecamatan, area(the_geom)/10000 as hectares from tbkecutm order by hectares desc limit 1;

Mengetahui Lokasi suatu daerah
• select astext(the_geom) from tbpointutm where tempat ilike ‘Alun%’;
• select astext(the_geom) from tbpointutm where tempat ilike ‘Alun-Alun’;
Command untuk mengubah file SQL ke SHP
pgsql2shp.exe -h localhost -p 5432 -P root -u postgres routingdb troncon_route jalan

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 7 September, 2011 in Database Spasial

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: